Denpasar – BIM University terus memperkuat identitasnya sebagai IIE Campus (Information Technology, Industry, and Entrepreneur University) melalui berbagai langkah strategis yang berorientasi pada transformasi digital. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dengan mengangkat Gilang Nugraha Restu Putra sebagai tenaga kependidikan (tendik) Information Technology (IT) yang akan menjalankan tugas secara remote.
Pengangkatan tenaga profesional di bidang IT menjadi bagian dari komitmen BIM University dalam menghadirkan layanan perguruan tinggi yang semakin modern, efisien, dan terintegrasi. Pemanfaatan teknologi informasi dipandang sebagai faktor penting dalam mendukung pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Gilang Nugraha Restu Putra merupakan lulusan Program Studi D4 Teknik Informatika, Politeknik Negeri Jember yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan sistem informasi dan teknologi digital. Keahlian tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan digitalisasi layanan kampus, mulai dari pengelolaan sistem informasi akademik, pengembangan website institusi, pemeliharaan infrastruktur teknologi, hingga peningkatan kualitas layanan digital bagi dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan masyarakat.
Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengatakan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul, tetapi juga harus memiliki tata kelola yang didukung oleh teknologi informasi yang andal.
“BIM University mengembangkan konsep IIE Campus sebagai wujud kesiapan menghadapi perubahan di era digital. Teknologi informasi menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan mutu layanan akademik, memperkuat riset, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta mendukung tata kelola institusi yang profesional dan berkelanjutan,” ujar Prof. Harun.
Menurutnya, penguatan tim teknologi informasi merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan kampus. Kehadiran tenaga IT profesional juga menjadi bukti bahwa BIM University terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan kualitas dan efektivitas kerja.
Sistem kerja remote yang diterapkan kepada Gilang dinilai sejalan dengan perkembangan dunia kerja digital yang semakin mengedepankan fleksibilitas dan kolaborasi berbasis teknologi. Dengan dukungan berbagai platform digital, koordinasi pekerjaan dapat dilakukan secara real time sehingga proses pengembangan maupun pemeliharaan sistem tetap berjalan optimal.
Gilang mengaku siap memberikan kontribusi terbaik bagi BIM University melalui pengembangan teknologi yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
“Saya berharap dapat membantu BIM University membangun sistem digital yang lebih terintegrasi, aman, dan mudah diakses. Teknologi harus mampu menjadi solusi yang memudahkan seluruh aktivitas akademik maupun administrasi sehingga sivitas akademika dapat memperoleh layanan yang semakin berkualitas,” ungkapnya.
Melalui penguatan bidang teknologi informasi ini, BIM University semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan Information Technology, Industry, dan Entrepreneurship dalam setiap aspek pengelolaan institusi. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ekosistem kampus digital yang inovatif, adaptif, dan mampu mendukung implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi secara optimal di era transformasi digital. (Eko/Humas)












