en

Ka LLDIKTI VIII Dorong BIM University Perkuat Talenta Inovasi Berbasis OBE dan IIE Campus

by | Aug 22, 2026 | Berita, News

DENPASAR — Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., mendorong Bali International Muhammadiyah University (BIM University) memperkuat ekosistem pendidikan tinggi berbasis talenta, inovasi, dan entrepreneurship. Penguatan tersebut dinilai penting untuk memastikan perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan I Gusti Lanang dalam Kuliah Umum bertema “Talenta, Inovasi, Entrepreneurship” yang digelar di lingkungan BIM University, Jumat (21/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, I Gusti Lanang menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak cukup hanya berorientasi pada proses pembelajaran dan menghasilkan lulusan. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, mendorong riset dan inovasi, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, perubahan teknologi, dinamika sosial, perkembangan dunia kerja, serta berbagai tantangan lokal dan nasional menuntut perguruan tinggi untuk semakin adaptif. Karena itu, proses pendidikan harus mampu membangun kompetensi sekaligus karakter dan talenta mahasiswa agar siap menghadapi perubahan.

Penguatan OBE dan IIE Campus

Penguatan talenta dan inovasi tersebut sejalan dengan penerapan Outcome-Based Education (OBE) yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai salah satu fokus utama proses pendidikan. Melalui pendekatan OBE, proses pembelajaran diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memahami materi, tetapi mampu menunjukkan kompetensi yang relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan profesional maupun masyarakat.

Bagi BIM University, penerapan OBE menjadi bagian penting dalam membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada capaian dan kebutuhan masa depan. Proses pembelajaran diharapkan mampu menghubungkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta kemampuan berkolaborasi.

Penguatan tersebut juga dapat dikembangkan melalui konsep IIE Campus (Innovation, Intellectual Property and Entrepreneurship Campus) sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem inovasi di lingkungan perguruan tinggi.

Melalui ekosistem tersebut, mahasiswa dan dosen didorong untuk menghasilkan gagasan yang dapat dikembangkan menjadi karya inovatif, memiliki nilai kekayaan intelektual, serta berpotensi memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat.

Riset Harus Memberikan Dampak

Salah satu perhatian utama LLDIKTI Wilayah VIII adalah pengembangan ekosistem riset yang tidak berhenti pada publikasi atau sekadar memenuhi kewajiban akademik.

I Gusti Lanang menekankan bahwa riset perlu diarahkan untuk menjawab persoalan nyata dan menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, diperlukan keterhubungan antara penelitian, inovasi, kebutuhan masyarakat, dunia industri, dan pemerintah.

“BIM University harus memastikan prosesnya sehingga hasil risetnya lebih bermanfaat,” tegas I Gusti Lanang.

Pesan tersebut menjadi dorongan bagi BIM University untuk terus memperkuat budaya riset dan inovasi. Hasil penelitian diharapkan tidak hanya menjadi luaran akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif serta memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.

Talenta Mahasiswa Menjadi Kekuatan Utama

Selain riset dan inovasi, pengembangan talenta mahasiswa menjadi faktor penting dalam membangun perguruan tinggi yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Mahasiswa perlu dibekali penguasaan pengetahuan sesuai bidang keilmuan sekaligus kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, beradaptasi, dan menghasilkan gagasan baru.

Semangat entrepreneurship juga menjadi bagian penting dalam pengembangan talenta tersebut. Mahasiswa didorong untuk mampu melihat persoalan sebagai peluang dalam melahirkan gagasan, inovasi, maupun solusi yang memiliki nilai bagi masyarakat.

Dengan demikian, pendidikan tinggi tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga membangun keberanian untuk menciptakan peluang, mengembangkan inovasi, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan di masyarakat.

LLDIKTI VIII Dorong BIM University Terus Berkembang

Dorongan LLDIKTI Wilayah VIII menjadi bagian dari perjalanan BIM University dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, kualitas akademik, riset, inovasi, dan pengembangan talenta.

Sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Bali, BIM University memiliki posisi strategis untuk mengembangkan pendidikan tinggi yang memadukan nilai-nilai keilmuan, kemanusiaan, inovasi, entrepreneurship, serta wawasan global.

Penguatan OBE dan pengembangan IIE Campus diharapkan dapat menjadi bagian dari langkah strategis BIM University dalam membangun ekosistem pendidikan yang berorientasi pada hasil, inovasi, dan dampak.

Ke depan, sinergi antara pendidikan, penelitian, inovasi, entrepreneurship, serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi aspek penting dalam meningkatkan kontribusi BIM University bagi masyarakat Bali dan Indonesia.

Capaian institusional, menurut I Gusti Lanang, tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan perguruan tinggi. Setiap proses pendidikan dan penelitian harus diarahkan agar menghasilkan manfaat yang nyata.

Semangat tersebut menjadi dorongan bagi seluruh sivitas akademika BIM University untuk terus membangun budaya akademik yang tidak hanya unggul dalam proses, tetapi juga mampu melahirkan talenta, karya, dan inovasi yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Beasiswa Icon KLAIM BEASISWA