DENPASAR – Rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau BIM O-Week tahun 2026 di Universitas Bali Internasional Muhammadiyah semakin semarak dengan diselenggarakannya sebuah gelar wicara inspiratif. Mengusung semangat mencetak generasi pemecah masalah di era digital, acara ini memadukan dua pilar kekuatan utama, yakni penguasaan teknologi informasi mutakhir dan ketangguhan mental kewirausahaan berskala global. Dipandu secara apik oleh Doktor Cuk Taruna Hendrajaya selaku moderator, panggung diskusi ini sukses memukau para mahasiswa baru dengan menghadirkan dua tokoh profesional lintas disiplin, yakni pendiri Drone Emprit, Doktor Ismail Fahmi, dan pendiri Mill Bakery, Thaufik Mohammad Probowasito.

Pada sesi pemaparan pertama, wawasan para mahasiswa baru atau yang akrab disapa Bimantara Muda langsung diajak menyelami kedalaman inovasi teknologi cerdas. Sebagai seorang ilmuwan informasi yang berfokus pada kecerdasan buatan dan pemrosesan bahasa alami, Ismail Fahmi mengupas tuntas urgensi literasi publik yang berbasis pada mahadata. Beliau menjelaskan secara terperinci bagaimana sistem analitik mampu mengolah lautan percakapan yang berserakan di media sosial menjadi sebuah informasi yang sangat bernilai. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat, data mentah tersebut dapat divalidasi, diuji kebenarannya, dan distrukturkan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan secara langsung oleh para pemangku kepentingan untuk mengambil keputusan yang sangat strategis.

Bergeser dari kecanggihan dunia analitik data, suasana diskusi menjadi semakin hangat ketika Thaufik Mohammad Probowasito membagikan realita dan seni bertahan hidup dalam membangun bisnis kuliner di kancah internasional. Beliau menceritakan perjalanan bisnisnya di Selandia Baru yang ternyata harus melewati berbagai fase jatuh bangun yang tidak mudah. Secara terbuka, Thaufik membagikan kisah kegagalannya saat merintis Manis Bakery pada tahun dua ribu dua puluh satu silam akibat kendala kemitraan dan ketidakcocokan pemilihan lokasi. Namun, berbagai rintangan yang menguras tenaga dan materi tersebut sama sekali tidak menyurutkan langkahnya. Berbekal pengalaman berharga tersebut, ia bangkit dan sukses mendirikan Mill Bakery di kota Auckland pada tahun dua ribu dua puluh tiga.
Lebih mendalam lagi, Thaufik membeberkan strategi utama yang sukses membawa usahanya meroket pesat di pasar global. Beliau menegaskan bahwa komitmen teguh pada konsistensi kualitas produk tanpa kompromi adalah kunci utama, alih-alih menggunakan strategi banting harga yang justru dapat merusak citra merek. Dedikasi tinggi terhadap standar artisan premium ini terbukti berbuah manis setelah produk roti lapis dan kue kering dari Mill Bakery berhasil menembus pasar elit serta mendapat kepercayaan penuh dari berbagai hotel bintang lima bergengsi seperti Park Hyatt dan Sofitel Auckland. Menutup sesinya yang inspiratif, Thaufik mengungkapkan sebuah visi besar yang tengah ia rencanakan, yakni melakukan ekspansi untuk membawa standar kualitas internasional tersebut merambah ke pasar persaingan di Indonesia.

Perpaduan wawasan antara ketajaman analisis mahadata dan ketangguhan mental dalam membangun kerajaan bisnis ini memberikan perspektif yang sangat komprehensif bagi para peserta. Penyelenggaraan gelar wicara ini menjadi langkah strategis Universitas Bali Internasional Muhammadiyah dalam membekali mahasiswanya dengan kesadaran akan transformasi digital sekaligus menanamkan jiwa kewirausahaan yang pantang menyerah. Kolaborasi pemikiran ini diramu menjadi satu kurikulum kehidupan yang utuh, melengkapi wawasan global yang sebelumnya juga telah dibagikan oleh Duta Besar Kolombia.
Mengutip analogi mendalam yang disampaikan pada awal acara bahwa seorang pelaut tidak akan pernah menjadi tangguh di laut yang tenang, para mahasiswa kini dipersiapkan untuk menghadapi gelombang rintangan. Para generasi muda kampus ini kini telah dibekali dengan kompas berupa landasan moral dan etika, peta berupa literasi data dan teknologi, serta ketangguhan mental baja untuk siap berlayar menaklukkan berbagai tantangan global di masa depan.












