en

Workshop Hibah Nasional di BIM University Dapat Apresiasi Ketua Tim Kompetensi

by | Sep 24, 2026 | Berita, News

Denpasar, Bali — Kesiapan BIM University dalam menyelenggarakan Workshop Penulisan Proposal Hibah Nasional untuk Dosen Muda dan Vokasi 2026 mendapat apresiasi dari Yunisyam, Ketua Tim Kompetensi Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan. Pelaksanaan workshop yang berlangsung pada 23–25 September 2026 tersebut dinilai didukung oleh fasilitas yang memadai serta pelayanan panitia yang responsif.

Yunisyam melihat persiapan kegiatan telah dilakukan BIM University sejak sebelum workshop dimulai. Berbagai kebutuhan peserta dan narasumber, mulai dari perlengkapan hingga sarana pendukung kegiatan, telah dipersiapkan untuk menunjang kelancaran seluruh rangkaian agenda.

“Persiapan yang dilakukan BIM University sangat baik. Berbagai perlengkapan yang dibutuhkan telah tersedia, termasuk sarana dan prasarana workshop yang dipersiapkan dengan baik untuk mendukung kelancaran kegiatan,” ujar Yunisyam.

Fasilitas dan Pelayanan Panitia Mendukung Kegiatan

Selain kesiapan tempat dan fasilitas, kinerja panitia juga menjadi bagian yang mendapat perhatian. Menurut Yunisyam, panitia mampu memberikan respons terhadap kebutuhan peserta maupun narasumber selama kegiatan berlangsung.

Koordinasi yang berjalan dengan baik membuat berbagai kebutuhan dapat segera ditindaklanjuti. Hal tersebut dinilai membantu peserta mengikuti materi, diskusi, dan sesi pendampingan selama workshop tanpa kendala berarti.

“Panitia menunjukkan respons yang baik selama pelaksanaan kegiatan. Koordinasi dan pelayanan yang diberikan cukup cepat sehingga berbagai kebutuhan selama workshop dapat ditangani dengan baik,” ungkapnya.

Bagi Yunisyam, aspek pelayanan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan akademik, terutama ketika workshop melibatkan peserta dan narasumber dari berbagai perguruan tinggi. Kesiapan teknis dan koordinasi yang baik dapat menciptakan suasana kegiatan yang lebih kondusif.

Potensi BIM University di Bali

Di samping menilai pelaksanaan workshop, Yunisyam juga melihat posisi BIM University memiliki arti strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah di Bali.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi Muhammadiyah di Bali dapat menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Lokasi BIM University di Bali juga memberikan peluang untuk membangun jejaring akademik yang lebih luas dengan berbagai pihak.

“BIM University memiliki lokasi yang strategis dan keberadaannya penting bagi pengembangan Muhammadiyah di Bali. Ini menjadi modal yang baik untuk memperkuat kontribusi Muhammadiyah melalui pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Ia menilai pengembangan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan fasilitas fisik. Kualitas sumber daya manusia, mutu pendidikan, kapasitas dosen, produktivitas penelitian, serta kontribusi kepada masyarakat merupakan sejumlah aspek yang perlu dibangun secara berkelanjutan.

Karena itu, Yunisyam berharap BIM University dapat terus mengembangkan kapasitas akademiknya sehingga mampu membangun reputasi yang kuat di tingkat regional maupun nasional.

“Kami berharap BIM University ke depan dapat menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang menjadi acuan masyarakat Bali dalam memperoleh pendidikan yang bermutu, didukung dosen yang berkualitas, serta memiliki kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Penguatan Kompetensi Dosen dan Budaya Riset

Yunisyam juga menilai peningkatan kualitas perguruan tinggi merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Pengembangan kompetensi dosen menjadi salah satu unsur penting karena berkaitan langsung dengan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam konteks tersebut, kegiatan seperti workshop penulisan proposal hibah memiliki peran dalam membekali dosen dengan kemampuan yang diperlukan untuk mengembangkan penelitian sekaligus mengikuti kompetisi pendanaan nasional.

Pelaksanaan workshop di BIM University juga mempertemukan akademisi dari berbagai institusi. Interaksi antarpeserta dan fasilitator tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman serta membangun jejaring kerja sama penelitian.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara institusi penyelenggara, peserta, fasilitator, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan kapasitas akademik.

Dengan dukungan fasilitas yang memadai, pelayanan kepanitiaan yang responsif, serta potensi strategis yang dimiliki, BIM University diharapkan dapat terus mengembangkan kualitas akademiknya. Upaya tersebut diharapkan memperkuat peran BIM University dalam menyediakan pendidikan bermutu sekaligus memperluas kontribusi Muhammadiyah dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi di Indonesia.

Beasiswa Icon KLAIM BEASISWA