DENPASAR, BIM University – Komitmen Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan menghargai keberagaman tercermin dalam pelaksanaan persembahyangan bersama memperingati Hari Raya Saraswati yang dirangkaikan dengan piodalan Padmasari BIM University, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus tersebut diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa beragama Hindu. Seluruh rangkaian persembahyangan berlangsung dengan khidmat sebagai wujud rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual dan tradisi keagamaan umat Hindu.
Hari Raya Saraswati merupakan salah satu hari suci umat Hindu yang diperingati sebagai ungkapan syukur atas anugerah ilmu pengetahuan. Saraswati dimaknai sebagai simbol pengetahuan, kebijaksanaan, dan kecerdasan yang menjadi landasan bagi manusia untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta menggunakan ilmu pengetahuan secara bijaksana.
Bagi lingkungan perguruan tinggi, peringatan ini memiliki makna yang selaras dengan misi pendidikan, yakni menempatkan ilmu pengetahuan sebagai fondasi dalam membangun peradaban dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Nilai-nilai tersebut juga menjadi pengingat bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi turut membentuk karakter dan kebijaksanaan.
Pelaksanaan persembahyangan yang bertepatan dengan piodalan Padmasari kampus menjadi bagian dari upaya sivitas akademika Hindu dalam menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan di lingkungan BIM University.
Keberagaman sebagai Kekuatan dalam Kehidupan Kampus
Sebagai perguruan tinggi yang tumbuh di tengah masyarakat dengan latar belakang budaya dan keyakinan yang beragam, BIM University menempatkan toleransi dan sikap saling menghormati sebagai bagian penting dalam kehidupan kampus.
Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan bagi sivitas akademika Hindu mencerminkan komitmen institusi dalam memberikan ruang bagi setiap individu untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya. Perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan, melainkan menjadi kekuatan dalam menciptakan lingkungan akademik yang harmonis.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai pendidikan yang mengedepankan penghormatan terhadap martabat manusia, kesetaraan, dan persaudaraan. Dalam kehidupan kampus, toleransi tidak cukup hanya diwujudkan melalui sikap menerima perbedaan, tetapi juga melalui tindakan nyata, termasuk menghormati tradisi dan memberikan kesempatan kepada setiap sivitas akademika untuk menjalankan kehidupan spiritualnya.
Membangun Kampus yang Inklusif dan Harmonis
BIM University memandang bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak semata-mata diukur dari capaian akademik dan profesional lulusan. Lebih dari itu, perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang memiliki karakter, menjunjung nilai kemanusiaan, serta mampu hidup berdampingan secara damai di tengah masyarakat yang majemuk.
Lingkungan kampus yang memberikan penghargaan terhadap keberagaman akan membuka ruang interaksi dan kolaborasi yang lebih sehat di antara sivitas akademika. Melalui hubungan yang dilandasi rasa saling percaya dan menghormati, perbedaan dapat menjadi sumber pembelajaran untuk memperluas wawasan serta memperkuat solidaritas.
Perayaan Hari Raya Saraswati dan piodalan Padmasari di BIM University menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana kehidupan spiritual dan aktivitas akademik dapat berjalan berdampingan. Setiap sivitas akademika memiliki kesempatan untuk menjalankan keyakinannya, sekaligus berpartisipasi dalam membangun kehidupan kampus yang saling menghargai.
Melalui momentum ini, BIM University terus berkomitmen merawat kerukunan dan memperkuat budaya toleransi sebagai bagian dari identitas institusi. Semangat menghormati keberagaman diharapkan tidak hanya tumbuh dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga tercermin dalam interaksi sehari-hari, proses pembelajaran, dan berbagai aktivitas akademik.
Dengan demikian, BIM University berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan harmoni dalam keberagaman.












