Muhammadiyah berkolaborasi bersama dengan DPP atau Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, sukses menggelar kegiatan Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program. Acara ini diadakan di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Bali, pada tanggal 14 Januari 2025. Diikuti oleh 200 peserta yang berasal dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
BIM University atau Bali International Management sebagai Perguruan Tinggi dibawah naungan Hasnur Group, turut andil dengan mengirimkan mahasiswanya untuk berpartisipasi dalam Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program.
Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui lebih dalam tentang keseruan dan manfaat dari acara Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program, berikut ini akan dibahas secara lengkap dalam artikel di bawah ini.
Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program (MYILP) Adalah…

Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program (MYILP) atau MYILP, adalah sebuah program yang dirancang untuk membentuk da melatih kepemimpinan para mahasiswa lintas iman dari seluruh perguruan tinggi Muhammadiyah serta Aisyiyah. Tujuan utama yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan, serta kemuhammadiyahan bagi seluruh peserta.
Pogram MYILP diharapkan dapat menjadi ajang dialog dan bertukar gagasan anatar mahasiswa dengan lintas iman untuk membahas kebhinekaan serta keindonesiaan yang didasari nilai-nilai agama, hingga kemanusiaan yang Universal.
Acara MYILP diisi dengan berbagai narasumber yang memiliki latar belakang agama berbeda, seperti Romo Frans Kristi Adi Prasetya dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Pdt. Darwin Darmawan sebagai Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Guru Besar Sosiologi Agama Hindu, Ida Bagus Gde Yudha Triguna, dan Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Philip Kuntjoro Widjaja. Selain itu, hadir pula para pegiat social media yang akan memberikan berbagai perspektif mereka.
BIM University Turut Andil Dalam Acara MYILP
BIM University turut andil dalam kegiatan MYILP. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa BIM University sanagt menjunjung tinggi keragaman dan toleransi untuk membangun pemimpin muda lintas agama.
Dalam dunia yang semakin global dan beragam, toleransi antar umat beragama menjadi pondasi penting untuk menciptakan harmoni di berbagai aspek kehidupan. BIM University dan Muhammadiyah menyadari pentingnya mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu menjadi jembatan persatuan di tengah keragaman yang begitu nyata.
Melalui pogram MYILP ini, diharapkan mahasiswa BIM dapat semakin memahami pemahaman lintas agama, nilai-nilai universal dari berbagai agama guna memperluas wawasan dan menghilangkan stereotip, keterampilan kepemimpinan, sehingga mereka siap untuk menjadi agen perubahan yang lebih baik bagi diri sendiri dan masyarakat.
Rangkaian Kegiatan Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program (MYILP)

Program yang berlangsung selama tiga hari ini dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan yang menarik dan inspiratif. Berikut ini rangkaian acaranya yang sanagt berkesan bagi seluruh peserta.
- Senin, 13 Januari 2025
Hari pertama menjadi momen penting untuk menyambut seluruh peserta. Setelah registrasi, peserta diajak mengikuti sesi perkenalan. Dalam sesi ini, mereka saling mengenal melalui berbagai aktivitas interaktif seperti permainan kelompok yang kreatif dan sesi tanya jawab yang mendorong dialog. Aktivitas ini dirancang untuk menciptakan suasana nyaman dan membangun hubungan positif.
- Selasa, 14 Januari 2025
Rangkaian acara di hari kedua dibagi menjadi lima sesi utama, yaitu:
- Pembukaan Resmi: Sesi ini menegaskan kembali tujuan program MYILP.
- Dialog Kebhinekaan dan Keindonesiaan: Diskusi mendalam mengenai pentingnya keberagaman dan peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa.
- Berbagi Cerita Aku: Peserta diajak berbagi kisah pribadi mereka tentang tantangan dan pengalaman hidup dalam komunitas beragam, menciptakan ruang empati dan pemahaman.
- Muhammadiyah & Indonesia: Sesi ini membahas kontribusi Muhammadiyah dalam membangun bangsa menjadi lebih baik lagi.
- Komitmen Membangun Komunitas Lintas Iman: Sebagai penutup, peserta diajak untuk membuat komitmen bersama dalam mendukung toleransi dan kerja sama antar agama.
- Rabu, 15 Januari 202
Hari terakhir menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan. Dimulai dari talk show inspiratif yang menghadirkan alumni Muhammadiyah dari berbagai latar belakang agama, promosi kebhinekaan dan keindonesiaan melalui platform media social, serta diskusi bagi semua peserta. Sebagai penutup, peserta diajak mengunjungi Puja Mandala, sebuah kompleks peribadatan unik di Bali yang mencerminkan harmoni antar agama. Kunjungan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta tentang bagaimana keberagaman dapat hidup berdampingan secara damai.
Dengan semangat kebersamaan yang tumbuh selama acara, diharapkan para peserta dapat membawa semangat toleransi ini ke komunitas masing-masing. Semoga program ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dan memberikan kontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang lebih damai dan inklusif.













