en

Sinergi Kampus-Industri: ITBM-BIM Gandeng BDI Denpasar

by | Apr 2, 2026 | Berita | 0 comments

DENPASAR – Upaya memperpendek jarak antara dunia akademis dan kebutuhan riil sektor industri kembali diwujudkan oleh Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali (ITBM-BIM University). Bertempat di Multi Purpose Hall ITBM-BIM University pada Rabu (1/4/2026), institusi pendidikan tinggi ini resmi merajut kemitraan strategis dengan Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Sinergi ini sekaligus dirancang untuk memperluas eskalasi jejaring pendidikan berbasis industri dengan berbagai mitra kampus lainnya, tak terkecuali Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Prosesi pengesahan dokumen kerja sama tersebut diteken langsung oleh Rektor ITBM-BIM University, Harun Joko Prayitno, bersama Kepala BDI Denpasar, Arga Mahendra. Momen krusial ini turut disaksikan oleh pejabat dari Kementerian Perindustrian RI, yakni Ronggolawe Sahuri selaku Kepala Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan SDM Aparatur Pengembangan SDM Industri.

Bagi pihak kampus, kesepakatan ini bukanlah sekadar formalitas di atas kertas, melainkan wujud nyata dedikasi institusi dalam membekali mahasiswanya agar lebih tangguh mengarungi dunia profesional. Senada dengan hal tersebut, pihak BDI Denpasar menggarisbawahi bahwa sinergi yang berkesinambungan adalah kunci utama dalam mencetak talenta-talenta industri yang kompeten sekaligus adaptif terhadap perubahan zaman.

Implementasi dari MoU ini membawa angin segar bagi transformasi akademik di ITBM-BIM University. Ke depannya, kedua belah pihak akan berkolaborasi menyusun kurikulum yang berakar pada standar industri, memfasilitasi sertifikasi kompetensi, hingga membuka keran magang dan praktek kerja lapangan seluas-luasnya. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup akselerasi riset terapan, pelibatan praktisi sebagai dosen tamu, serta peningkatan mutu tenaga pendidik dan instruktur kampus.

Menariknya, kemitraan ini tidak selalu soal menyiapkan pekerja. Ada visi besar terkait pengembangan ekosistem kewirausahaan yang disisipkan di dalamnya. Melalui skema pembinaan startup dan inkubasi bisnis, mahasiswa akan didorong untuk mengubah pola pikir dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan usaha (job creator).

Berlaku efektif hingga penghujung tahun 2030, nota kesepahaman ini diproyeksikan menjadi pijakan yang kokoh bagi kolaborasi jangka panjang. ITBM-BIM University dan BDI Denpasar menaruh optimisme tinggi bahwa langkah kolektif ini akan berkontribusi signifikan dalam mendongkrak daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) nasional di tengah arus dinamika industri yang berlari kencang.

Beasiswa Icon KLAIM BEASISWA