Denpasar, 9 Juni 2026 — BIM University sukses menyelenggarakan kegiatan literasi digital bersama Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA/SMK/MA sederajat di Kampus BIM University, Denpasar, pada Selasa (9/6). Kegiatan ini mengusung tema “Harmoni dan Literasi Digital: Kunci Membangun Generasi Masa Depan” sebagai bentuk komitmen kampus dalam mendukung pengembangan pendidikan di era transformasi digital.
Kegiatan tersebut turut mengundang Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali yang diwakili oleh I.G.A.A. Diah Pramesty, perwakilan Desa Adat Sanur, serta para Guru BK dari berbagai sekolah di Bali, di antaranya SMK Saraswati 1 Denpasar, SMA CHIS, SMK PGRI 2 Badung, SMK Negeri 1 Denpasar, SMK Negeri 4 Denpasar, MA Tawakkal, SMK Negeri 3 Denpasar, SMA Negeri 5 Denpasar, SMA Muhammadiyah 1 Denpasar, SMA Negeri 2 Kuta Selatan, SMK Muhammadiyah Denpasar, SMA Kuta Pura, dan SMA Negeri 2 Denpasar.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC serta sambutan dari Rektor BIM University. Dalam sambutannya, pihak kampus menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan transformasi digital saat ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi dunia pendidikan. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi yang kuat antara sekolah dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan siswa menghadapi masa depan melalui kurikulum dan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan saat ini.
Pada kesempatan tersebut, BIM University juga memperkenalkan konsep APIM Campus (Adaptive, Progressive, Innovative, Modern Millennials Campus) yang menjadi karakter utama kampus. Konsep ini dinilai penting karena dunia saat ini telah memasuki era digital dan perkembangan industri berbasis teknologi yang menuntut generasi muda untuk mampu beradaptasi dengan cepat, berpikir kreatif, serta memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Selain itu, BIM University turut memperkenalkan orientasi pendidikan berbasis pilar IIE (IT, Industry, & Entrepreneurship) sebagai bentuk kesiapan kampus dalam menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri modern. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis, wawasan industri, serta jiwa inovatif dan kewirausahaan.
Para peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai profil dan program unggulan BIM University, dilanjutkan dengan sesi sharing dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Dalam sesi diskusi tersebut, para Guru BK aktif membahas berbagai topik, mulai dari sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru, peluang beasiswa, peluang kerjasama kampus luar negeri, hingga berbagai ide dan masukan terkait pengembangan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. Kegiatan juga diisi dengan campus tour untuk memperkenalkan fasilitas dan suasana belajar di lingkungan BIM University secara langsung kepada para Guru BK.
Melalui kegiatan ini, BIM University berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung lahirnya generasi muda yang adaptif, kreatif, inovatif, serta memiliki kesiapan akademik dan keterampilan yang mampu bersaing di era digital dan globalisasi. Ke depan, BIM University berkomitmen untuk terus menghadirkan program pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri, teknologi, dan kebutuhan generasi masa depan, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bersama sekolah dan para pendidik di Bali.














