Denpasar, Bali — Pengalaman tidak lolos dalam pengajuan hibah penelitian tidak menyurutkan semangat dr. Ni Putu Indah Kusumadewi, Sp.A., dosen Universitas Warmadewa, untuk kembali mempersiapkan proposal penelitian. Mengikuti Workshop Penulisan Proposal Hibah Nasional untuk Dosen Muda dan Vokasi 2026 di BIM University menjadi kesempatan baginya untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki strategi penyusunan proposal.
Workshop yang berlangsung pada 23–25 September 2026 tersebut memberikan sejumlah pemahaman baru bagi dr. Ni Putu Indah, khususnya mengenai aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam menyusun proposal agar lebih sesuai dengan ketentuan dan karakteristik penilaian hibah nasional.
Sebelumnya, ia telah mencoba mengajukan proposal hibah pada 2025. Namun, proposal tersebut belum berhasil mendapatkan pendanaan. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi ketika ia mengikuti workshop di BIM University.
Menurutnya, materi yang disampaikan selama kegiatan memberikan sudut pandang berbeda mengenai bagaimana sebuah proposal perlu dipersiapkan. Tidak hanya substansi penelitian yang menjadi perhatian, tetapi juga bagaimana gagasan penelitian dikemas dan disampaikan sehingga dapat dipahami dengan baik oleh penilai.
“Membantu sekali, karena pertama kali mengajukan tahun 2025 ditolak. Di sini dijelaskan tips dan triknya, sehingga saya jadi lebih memahami apa yang perlu diperbaiki dalam proposal,” ungkap dr. Ni Putu Indah.
Mendapat Perspektif Baru dalam Menyusun Proposal
Salah satu hal yang dinilai bermanfaat adalah kesempatan memperoleh penjelasan secara langsung dari narasumber. Melalui sesi pemaparan dan diskusi, peserta dapat membahas berbagai aspek proposal yang sebelumnya mungkin belum menjadi perhatian.
Bagi dr. Ni Putu Indah, proses tersebut membantunya melihat penyusunan proposal tidak semata-mata sebagai kegiatan administratif untuk memenuhi persyaratan pengajuan hibah. Proposal perlu disusun dengan strategi yang tepat agar gagasan penelitian dapat tersampaikan secara sistematis dan memiliki daya saing.
Interaksi selama workshop juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar pengalaman. Berbagai latar belakang peserta dari perguruan tinggi berbeda menciptakan ruang diskusi yang memperkaya pemahaman mengenai tantangan dalam mengembangkan penelitian dan memperoleh pendanaan.
Selain materi akademik, dr. Ni Putu Indah memberikan tanggapan positif terhadap BIM University sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, lingkungan kampus cukup mendukung aktivitas workshop yang berlangsung selama beberapa hari dengan agenda pembelajaran dan diskusi yang intensif.
“Kampus BIM cukup nyaman untuk suasana workshop. Keren dan bagus gedungnya,” ujarnya.
Berharap Workshop Berlanjut
Setelah mengikuti kegiatan tersebut, dr. Ni Putu Indah berharap program serupa dapat kembali dilaksanakan pada masa mendatang. Menurutnya, pelatihan yang disertai arahan dan pendampingan memiliki manfaat bagi dosen yang sedang mengembangkan kemampuan serta rekam jejak penelitian.
Kegiatan semacam ini juga memberikan ruang bagi dosen untuk mengevaluasi proposal yang pernah diajukan dan memahami aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum kembali mengikuti kompetisi hibah penelitian.
Bagi dosen muda maupun dosen vokasi yang sedang membangun pengalaman dalam penelitian, kemampuan menyusun proposal menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan karier akademik. Pemahaman mengenai substansi, sistematika, kebaruan, hingga strategi penyampaian gagasan dapat membantu meningkatkan kualitas proposal yang diajukan.
Workshop di BIM University juga memiliki manfaat yang lebih luas karena mempertemukan akademisi dari berbagai institusi. Pertukaran pengalaman dan gagasan yang berlangsung selama kegiatan dapat menjadi awal bagi terbentuknya jejaring akademik maupun peluang kolaborasi penelitian.
Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, BIM University membuka ruang bagi dosen dari berbagai perguruan tinggi untuk meningkatkan kapasitas penelitian sekaligus memperluas jejaring akademik. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan dalam penyusunan proposal hibah berikutnya serta mendukung lahirnya penelitian yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.












