en

Rektor UMS dan BIM University Prof. Harun Joko Prayitno Dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci

by | Nov 2, 2026 | Uncategorized | 0 comments

YOGYAKARTA, BIM University – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sekaligus Rektor Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah pada 31 Oktober 2026. Prosesi pengukuhan berlangsung di Amphitarium Lantai 9, Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pelantikan Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode 2026–2031. Kegiatan ini mengangkat tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia”, yang merefleksikan semangat organisasi untuk menjaga warisan tradisi sekaligus memperluas kiprahnya di tingkat nasional dan internasional.

Selain Prof. Harun, penghargaan Pendekar Kehormatan juga diberikan kepada Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, serta Ir. Sriyanto Saputro, M.M., Anggota DPR RI Daerah Pemilihan IV Jawa Tengah.

Tapak Suci sebagai Wadah Pembentukan Karakter

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Harun menyampaikan bahwa pengukuhan sebagai Pendekar Kehormatan merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan Tapak Suci.

Menurutnya, Tapak Suci tidak hanya berfungsi sebagai organisasi bela diri, tetapi juga menjadi wadah pendidikan karakter yang menanamkan keikhlasan, keteguhan prinsip, kedisiplinan, serta keberanian dalam menegakkan kebenaran.

Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi kuat dengan dunia pendidikan. Pembentukan generasi unggul tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan intelektual dan pencapaian akademik, tetapi juga harus disertai karakter yang kuat, integritas, dan tanggung jawab.

Sebagai pimpinan UMS dan BIM University, Prof. Harun menekankan pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang mengintegrasikan pengembangan ilmu pengetahuan dengan pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pelestarian budaya bangsa.

Pandangan tersebut sejalan dengan peran perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten di bidang keilmuannya, tetapi juga memiliki landasan moral dan kepribadian yang kuat.

Tapak Suci Perkuat Kiprah dalam Pencak Silat Nasional

Kegiatan pengukuhan dan pelantikan tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Muchlas, M.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UAD sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan.

Ia berharap Tapak Suci terus berkembang menjadi organisasi yang modern dan mandiri, tanpa meninggalkan akar tradisi serta nilai-nilai Islam berkemajuan yang menjadi landasan gerakannya.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Agung Danarto, M.Ag., dan dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes., serta Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Edhy Prabowo.

Dalam sambutannya, Edhy Prabowo memberikan apresiasi terhadap kontribusi Tapak Suci dalam perkembangan pencak silat Indonesia. Organisasi ini dinilai telah berperan dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang berhasil mengharumkan nama bangsa melalui berbagai kompetisi internasional.

Tidak hanya dalam pembinaan atlet, Tapak Suci juga berkontribusi dalam mencetak pelatih-pelatih berkualitas yang berperan menyiapkan generasi penerus pesilat Indonesia. Hal tersebut memperlihatkan pentingnya keberadaan organisasi dalam mendukung perkembangan olahraga pencak silat sekaligus pembinaan sumber daya manusia.

Sinergi Pendidikan, Nilai Keislaman, dan Pelestarian Budaya

Pengukuhan Prof. Harun sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci memiliki makna penting dalam memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan, pembinaan karakter, dan pelestarian budaya bangsa.

Bagi BIM University, nilai-nilai yang dikembangkan Tapak Suci merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga penguatan karakter dan integritas sivitas akademika.

Kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, serta keteguhan dalam memegang prinsip merupakan nilai-nilai yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan akademik maupun sosial. Penguatan nilai tersebut menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas dan jati dirinya.

Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara pendidikan tinggi, gerakan Muhammadiyah, dan organisasi otonomnya semakin kuat. Tapak Suci diharapkan terus berkembang sebagai organisasi yang mampu mempertahankan tradisi, memperkuat pembinaan karakter, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Pengukuhan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan dan pembentukan karakter merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya melahirkan generasi unggul, berintegritas, dan berkemajuan.

Beasiswa Icon KLAIM BEASISWA