DENPASAR, BALI — Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) secara resmi meluncurkan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2027/2028. Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya kesempatan bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah untuk bergabung dan menempuh pendidikan tinggi di BIM University.
Momentum launching PMB 2027/2028 berlangsung di kampus BIM University, Denpasar, Senin (5/10/2026), dengan dihadiri jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, serta sejumlah tamu undangan.
Suasana launching semakin istimewa dengan prosesi penyerahan jas almamater dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) kepada pendaftar pertama. Prosesi tersebut menjadi simbol penyambutan sekaligus bentuk apresiasi BIM University kepada calon mahasiswa yang menjadi bagian awal dari perjalanan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik mendatang.
Penyerahan jas almamater dan KTM bukan sekadar seremoni. Momen tersebut menandai dimulainya perjalanan calon mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar BIM University, sekaligus menjadi simbol keterikatan antara mahasiswa dengan institusi pendidikan yang akan menjadi tempat mereka mengembangkan kompetensi, karakter, dan pengalaman selama masa perkuliahan.
Launching PMB Jadi Momentum Membuka Akses Pendidikan
Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam momentum tersebut menegaskan komitmen universitas untuk terus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas.
BIM University dikembangkan sebagai kampus yang inklusif dan tidak diperuntukkan bagi kelompok tertentu saja. Kampus yang berlokasi di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sidakarya, Denpasar Selatan, tersebut membuka kesempatan bagi putra-putri Indonesia untuk memperoleh pendidikan tinggi dengan pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“BIM University membuka pintu seluas-luasnya bagi putra-putri bangsa untuk bergabung melalui berbagai mekanisme seleksi yang transparan dan berbasis digital,” ujar Prof. Harun dalam kegiatan launching.
Peluncuran PMB 2027/2028 sekaligus mempertegas arah pengembangan BIM University sebagai perguruan tinggi yang menghubungkan pendidikan, teknologi, industri, dan kewirausahaan.
Pendaftar Pertama Terima Jas Almamater dan KTM
Salah satu rangkaian yang menjadi perhatian dalam acara tersebut adalah penyerahan jas almamater dan KTM kepada pendaftar pertama PMB 2027/2028.
Jas almamater menjadi simbol identitas mahasiswa sekaligus representasi kebanggaan sebagai bagian dari BIM University. Sementara KTM menjadi identitas resmi mahasiswa dalam menjalani berbagai aktivitas akademik dan kemahasiswaan di lingkungan kampus.
Prosesi tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa proses pendidikan tidak berhenti pada saat seseorang dinyatakan diterima sebagai mahasiswa. Sejak pertama bergabung, mahasiswa diarahkan untuk menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang mendorong pengembangan kompetensi, kreativitas, inovasi, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.
BIM University sendiri mengembangkan konsep IIE Campus yang mengintegrasikan tiga kompetensi utama, yakni Information Technology, Industry, dan Entrepreneurship. Model pembelajaran tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan kemampuan kewirausahaan.
Siapkan Generasi Adaptif dan Berdaya Saing
Launching PMB 2027/2028 menjadi bagian dari langkah BIM University memperluas jangkauan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Melalui konsep APIM Campus—Adaptive, Progressive, Innovative, dan Modern—BIM University mendorong terciptanya lingkungan pembelajaran yang mampu merespons perubahan teknologi, perkembangan industri, serta tantangan global.
BIM University saat ini membuka sejumlah pilihan program studi, di antaranya Bisnis Digital, Kewirausahaan, Teknologi Pangan, Sistem Informasi, Hukum, Manajemen, dan Informatika. Kampus juga menyediakan pilihan kelas reguler, kelas internasional, serta BIM Online bagi kalangan profesional.
Dengan dimulainya PMB Tahun Akademik 2027/2028, BIM University optimistis dapat menjaring lebih banyak generasi muda yang memiliki semangat belajar, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk berinovasi.
Penyerahan jas almamater dan KTM kepada pendaftar pertama pun menjadi simbol awal dari perjalanan tersebut—sebuah langkah pertama menuju pengalaman akademik, pengembangan diri, dan masa depan bersama BIM University.












