BIM NEWS, BALI — BIM University mendapat kehormatan besar atas kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., pada Senin (15/6). Pertemuan strategis yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat BIM University ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat konsolidasi, memberikan dukungan moral, serta memompa semangat seluruh civitas akademika untuk terus bergerak maju dalam mewujudkan ekosistem pendidikan tinggi yang bermutu tinggi dan inklusif.
Kedatangan Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. disambut langsung oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik BIM University, Dr. Cuk Taruna Hendrajaya, S.E., M.M. Dalam suasana diskusi yang produktif, kedua belah pihak terlibat dalam sesi sharing mendalam mengenai roadmap pembangunan institusi masa depan. Fokus pembahasan tertuju pada akselerasi model pendidikan modern yang tengah diterapkan, yaitu konsep IIE Campus yang mengintegrasikan teknologi informasi, kebutuhan industri, dan kewirausahaan, serta APIM Campus yang berorientasi pada tata kelola yang adaptif, progresif, inovatif, dan modern guna menjawab tantangan disrupsi global secara taktis.
Di samping penguatan aspek kurikulum dan teknologi digital, arahan penting yang digarisbawahi dalam kunjungan ini adalah penguatan pilar humanisme dalam lingkungan perguruan tinggi. Ditekankan bahwa kemajuan sebuah universitas tidak hanya bertumpu pada kecanggihan infrastruktur, melainkan pada komitmen kolektif dari para dosen dan tenaga pendidik. Seluruh elemen pengajar dan staf diwajibkan untuk aktif merangkul mahasiswa serta membangun komunikasi yang harmonis dengan orang tua mereka. Sinergi segitiga antara kampus, mahasiswa, dan orang tua dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan ruang belajar yang suportif.
Pendekatan inklusif ini bertujuan mutlak untuk menghadirkan rasa aman, perlindungan, dan kenyamanan optimal bagi mahasiswa selama menempuh studi di lingkungan BIM University. Melalui konsolidasi dan pembekalan visioner dari kunjungan ini, universitas semakin memperkokoh komitmennya untuk tidak hanya melahirkan lulusan yang cakap secara intelektual dan teknologi, tetapi juga menyediakan ekosistem kampus yang aman, humanis, dan terpercaya bagi masyarakat luas.
Writer: Yulia Febry













