DENPASAR — Suasana pagi di kawasan Pantai Mertasari, Denpasar, tampak berbeda pada Selasa (15/9/2026). Sejak matahari baru saja terbit, kawasan pesisir tersebut telah dipenuhi oleh ratusan mahasiswa baru beserta jajaran panitia Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kehadiran mereka bukan sekadar untuk berekreasi, melainkan untuk melaksanakan misi pelestarian lingkungan bertajuk “Beach Clean Up”.
Tepat pada pukul 07.00 WITA, berbekal sarung tangan dan kantong sampah ramah lingkungan, para peserta mulai menyebar di sepanjang garis pantai. Mereka menyisir setiap sudut, dari area pasir putih hingga ke sela-sela bebatuan pemecah ombak, untuk memungut berbagai jenis sampah yang mencemari area wisata tersebut. Berbagai limbah, mulai dari kemasan plastik sekali pakai, sedotan, botol minuman, hingga ranting kayu dan dedaunan kering, berhasil dikumpulkan secara gotong royong.

Kegiatan yang berlangsung intensif selama satu jam hingga pukul 08.00 WITA ini tidak hanya menjadi ajang bersih-bersih, tetapi juga sarana untuk membangun kekompakan antar mahasiswa baru di awal masa perkuliahan mereka.
Namun, ada yang unik dan berbeda dari aksi bersih pantai pada umumnya. Jika biasanya sampah yang terkumpul langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sekitar lokasi, kali ini panitia menerapkan aturan khusus. Setelah aksi bersih-bersih selesai, seluruh mahasiswa baru diwajibkan untuk membawa hasil yang mereka kumpulkan kembali ke area kampus.
Memasuki pukul 08.00 WITA, fokus kegiatan berpindah dari area pesisir kembali ke lingkungan kampus. Sembari membawa kantong sampah hasil keringat mereka, para mahasiswa baru bergegas menuju titik kumpul untuk mengikuti tahapan edukasi selanjutnya. Begitu sampai, mulailah sesi praktik tata kelola lingkungan yang sesungguhnya. Sampah-sampah yang tadinya bercampur baur kini dipilah secara saksama oleh para mahasiswa; memisahkan limbah organik yang mudah terurai dari material anorganik yang membutuhkan proses daur ulang. Untuk sampah organik diolah menjadi pupuk, sedangkan untuk sampah anorganik akan dikumpulkan ke bank sampah.












