Danantara adalah salah satu badan khusus yang dibentuk oleh Pemerintahan Presiden Prabowo. Pembentukan ini merupakan sebuah upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing ekonomi Indonesia agar semakin baik. Bagi kamu yang masih bingung dengan Danantara, berikut ini akan dibahas secara lengkap dalam artikel di bawah ini.
Danantara adalah…

Danantara atau Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) adalah badan pengelola investasi nasional yang dibentuk oleh Pemerintahan Presiden Prabowo. Danantara akan menjadi lembaga pengelola investasi Indonesia dengan ruang lingkup yang lebih luas dari anggaran pemerintah. Lembaga ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara dengan skala besar dan koordinasi yang lebih baik.
Lembaga ini dibentuk untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkualitas selama 5 tahun ke depan. Sehingga, diharapkan bisa berfungsi sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Dengan mengkonsolidasikan aset-aset penting dan mengoptimalkan entitas kekayaan negara untuk meningkatkan kesejahteraan nasional dan daya saing global, sekaligus memanfaatkan sumber daya tersebut untuk mendukung target dan program pemerintah.
Fungsi Utamanya Yang Wajib Diketahui…
Danantara dibentuk hampir mirip dengan sovereign wealth fund seperti Temasek di Singapura atau Norges Bank Investment Management di Norwegia. Sebagaimana yang sudah disebutkan, tujuan utama dibentuknya lembaga ini untuk mengelola aset dan investasi negara di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta mengoptimalkan potensi aset-aset milik pemerintah agar lebih terkoordinasi dan strategis.
Pemerintah berharap, dengan didirikannya lembaga ini dapat membantu meningkatkan leverage aset nasional sekaligus untuk memperkuat posisi ekonomi Indonesia, sehingga investasi asing akan semakin tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Danantara juga diharapkan dapat menciptakan sinergi antara aset-aset negara yang sebelumnya tersebar di berbagai kementerian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dasar Hukumnya Yang Wajib Diketahui
Peluncuran BPI Danantara resmi dilakukan dengan penandatanganan tiga produk hukum oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada Senin, 24 Februari 2025. Adapun dasar hukumnya adalah sebagai berikut ini.
- Pertama Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 yang merupakan perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.
- Kedua, Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2025, yang mengatur organisasi serta tata kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.
- Ketiga, Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 2025, yang menetapkan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau Danantara Indonesia.
Daftar BUMN Yang Beralih ke Danantara
Tahukah kamu, terdapat tujuh perusahaan BUMN strategis akan dikelola di bawah Danantara, yaitu:
- PT Pertamina (Persero)
- PT PLN (Persero)
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
- MIND ID (Mining Industry Indonesia)
Dengan demikian, total aset kelolaan (AUM) Danantara, yang berasal dari Indonesia Investment Authority (INA) dan tujuh BUMN, diperkirakan mencapai 600 miliar dolar AS.
Dampak Ekonomi dan Sosial yang Wajib Diketahui

Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara diharapkan bisa membawa hal-hal yang baik dan positif bagi Indonesia, seperti berikut ini:
- Pertumbuhan Ekonomi
Melalui investasi yang strategis, Danantara diharapkan dapatr memberikan kontribusi pada oeningkatan Produk Domestik Bruto, dan pencapaian target pertumbuhan ekonmi sebesar 8%.
- Menciptakan Lapangan Pekerjaan
Berbagai proyek yang akan didanai akan membuka berbagai peluang kerja yang baru, sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran, dan kesejahteraan rakyat semakin meningkat.
- Pengelolaan Sumber Daya Alam
Melalui pendekatan hilirisasi dalam mengelola sumber daya alam dapat memastikan bahwa Indonesia mendapatkan banyak manfaat dengan lebih maksimal. Sehingga, kesejahteraan rakyat semakin baik.
- Meningkatkan Daya Saing
Investasi dalam bentuk teknologi dan infranstruktur modern akan semakin menguatkan posisi Indonesia di pasar global. Sehingga, kedepannya akan semakin banyak investor asing yang berinvestasi.
Itulah pembahasan mengenai Danantara versi BIM University. Semoga degan dibentuknya Danantara tidak hanya sebagai pengelola asset, tetapi juga dapat menjadi katalisator untuk transformasi ekonomi dan social Indonesia yang lebih baik dan maju.













